orderan pertama

hmm..sewaktu ikut gathering anak2 cbr club bali, beberapa dari mereka sempat bertanya bisa ga buatin single seater utk cbr 150. Langsung aja tak jawab utk bodi blakang full single seater bisa mosok single seaternya aja ga bs hehehe. Langsung aja tak jawab oke. Eh langsung 3 temen pesen single seaternya. Wow.. Orderan pertama neh. Saatnya bekerja.

(penampakan foto diatas masih berupa berupa bahan mentah yg blm diapa-apakan. Msh menunggu temanya satu lg yg msh dlm proses pengeringan. Setelah kering langsung masuk meja pendempulan)

My CBR 150R’s fairing underconstruction

Buntut sudah selesai. Sekarang saatnya untuk mencari tantangan baru. Ahaaa.. Fairing depan saatnya dipermak. Kemaren ada masukan dari bro Wim Benardi yang merupakan pengunjung blog ini yang memberi komentar kalau buntutnya kegedean. Hmm.. Emang seh. Tapi ini memang sudah masuk dalam rencana meng-custom my cbr150 a.k.a. “8000”. Idenya simpel. Hanya ingin menggemukkan sedikit di bagian tail dan fairing agar lebih “berisi”.

Proses pendempulan fiberglas

menyambung tulisan terdahulu yang membahas tentang pembuatan fiberglas, sampailah pada hal pendempulan. Pertama saya kira pendempulan adalah proses yang mudah dan cepat. Ternyata benar-benar menguras energi, waktu dan pikiran. Apa sebabnya? Karena proses pendempulan memerlukan ketelitian tingkat tinggi agar menghasilkan produk fiberglas yang bagus. Tidak jarang kegiatan tersebut dilakukan berulang-ulang karena adanya ‘cacat’ kecil pada bodi fiber. Hal inilah yg saya rasakan saat mendempul bodi custom utk cbr tercinta saya, si “8000”. Tapi proses itu berakhir sudah. Setelah inspeksi yg cukup saya putuskan untuk segera menaikkan bodi custom tersebut ke meja pengecatan. Target adalah hari ini. Tapi apa daya dari pagi denpasar diguyur mendung dan hujan. Benar-benar ujian yg harus dihadpi untuk memiliki sebuah bodi custon hand made by my self 😉